You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
4 RPTRA Baru Akan Dibangun di Kembangan
photo Doc - Beritajakarta.id

4 RPTRA Baru Dibangun di Kembangan

Empat Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) baru akan dibangun di wilayah Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat pada tahun ini. Berbeda dengan sebelumnya, pembangunan RPTRA kali ini dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta.

Setelah empat RPTRA diresmikan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR)

"Setelah empat RPTRA diresmikan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), kami akan membangun empat RPTRA lagi dengan APBD," ujar Sefri Dwipayuda, Sekretaris Camat Kembangan, Senin (2/3).

Ia menyebutkan, salah satu RPTRA yang akan dibangun dengan mengggunakan sumber dana dari APBD pada 2016 ini yakni berlokasi di dekat Hutan Kota Srengseng. RPTRA yang nantinya dibangun di wilayah Kecamatan Kembangan diharapkan dapat dimanfatkan warga dan para lurah sebagai tempat sosialisasi.

RPTRA Pulo Gundul dan Meruya Selatan Diresmikan

"Pelaksanaan pembangunan masih dibahas di Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI. RPTRA nantinya akan membawa banyak manfaat," tandasnya.

Sebelumnya, di wilayah Kecamatan Kembangan telah terbangun empat RPTRA yang dibiayai dari program CSR.

Keempat RPTRA tersebut berada di wilayah Kembangan Utara, Kembangan Selatan, Meruya Utara dan Meruya Selatan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6941 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5688 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3757 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2139 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1907 personAnita Karyati